Rabu, 03 Oktober 2018

MENGENAL KEPRIBADIAN MANUSIA


MENGENAL KEPRIBADIAN MANUSIA
By amieopee

Kepribadian manusia tidaklah sama. Karena tiap individu mempunyai karakter yang berbeda. Ada kekurangan dan kelebihannya. Kita kadang masih bingung dengan karakter orang-orang disekitar kita? Mari kita belajar bersama disini.
      Gordon Allport merumuskan kepribadian sebagai sesuatu yang terdapat dalam diri individu yang membimbing dan memberi arah kepada seluruh tingkah laku individu yang bersangkutan
      Sigmund Freud memandang kepribadian sebagai suatu struktur yang terdiri dari tiga sistem (Id, Ego, dan Superego)
TIPE KEPRIBADIAN MENURUT HIPOCRATES
      Kepribadian Sanguinis
Kepribadian ini dijuluki si "Populer" karena pandai persuasif dan ingin terkenal.

      Kepribadian Melankolis
Kepribadian yang mendapat julukan si "Kuat" karena sering dominan dan kompetitif.

      Kepribadian Koleris
Kepribadian ini dijuluki si "Sempurna" karena perfeksionis dan serba teratur.
      Kepribadian Phlegmatis
Kepribadian yang dijuluki si "Cinta Damai" karena kesetiaannya dan menghindari konflik.

Dari keempat kepribadian diatas, kita tidak bisa mengatakan bahwa kepribadian sanguinis lebih baik dari Melankolis. Atau kepribadian koleris lebih jelek dari Phlegmatis. Karena 4 kepribadian tersebut mempunyai kekuatan dan kelemahan masing-masing.
SANGUIN

Kekuatan :
v  Suka bicara.
v  Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif.
v  Antusias dan ekspresif.
v  Ceria dan penuh rasa ingin tahu.
v  Hidup di masa sekarang.
v  Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan).
v  Berhati tulus dan kekanak-kanakan.
v  Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara).
v  Umumnya hebat di permukaan.
v  Mudah berteman dan menyukai orang lain.
v  Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian.
v  Menyenangkan dan dicemburui orang lain.
v  Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam).
v  Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan.
v  Menyukai hal-hal yang spontan.

Kelemahan :
v  Suara dan tertawa yang keras (bahkan terlalu keras).
v  Membesar-besarkan suatu hal / kejadian.
v  Susah untuk diam.
v  Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka ikutan Gank).
v  Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele.
v  RKP (Rentang Konsentrasi Pendek) alias pelupa.
v  Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias).
v  Mudah berubah-ubah.
v  Susah datang tepat waktu jam kantor.
v  Prioritas kegiatan kacau.
v  Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas.
v  Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya.
v  Egoistis alias suka mementingkan diri sendiri.
v  Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama.
v  Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".

KOLERIS

Kekuatan :
v  Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif.
v  Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan.
v  Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target.
v  Bebas dan mandiri.
v  Berani menghadapi tantangan dan masalah.
v  "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".
v  Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat.
v  Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas.
v  Membuat dan menentukan tujuan.
v  Terdorong oleh tantangan dan tantangan.
v  Tidak begitu perlu teman.
v  Mau memimpin dan mengorganisasi.
v  Biasanya benar dan punya visi ke depan.
v  Unggul dalam keadaan darurat.

Kelemahan :
v  Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis).
v  Senang memerintah.
v  Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai.
v  Menyukai kontroversi dan pertengkaran.
v  Terlalu kaku dan kuat/ keras.
v  Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik.
v  Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci.
v  Sering membuat keputusan tergesa-gesa.
v  Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain.
v  Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan.
v  Workaholics (cinta mati dengan pekerjaan).
v  Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf.
v  Mungkin selalu benar tetapi tidak populer.

MELANKOLIS

Kekuatan :
v  Analitis, mendalam, dan penuh pikiran.
v  Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal.
v  Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis).
v  Sensitif.
v  Mau mengorbankan diri dan idealis.
v  Standar tinggi dan perfeksionis.
v  Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi).
v  Hemat.
v  Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif).
v  Kalau sudah mulai, dituntaskan.
v  Berteman dengan hati-hati.
v  Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
v  Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi.
v  Sangat memperhatikan orang lain.


Kelemahan :
v  Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan).
v  Mengingat yang negatif & pendendam.
v  Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah.
v  Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan.
v  Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah.
v  Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan.
v  Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan.
v  Hidup berdasarkan definisi.
v  Sulit bersosialisasi (cenderung pilih-pilih).
v  Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya.
v  Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang).
v  Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian).
v  Memerlukan persetujuan.

PLEGMATIS

Kekuatan :
v  Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh.
v  Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik.
v  Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana.
v  Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi).
v  Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi.
v  Penengah masalah yg baik.
v  Cenderung berusaha menemukan cara termudah.
v  Baik di bawah tekanan.
v  Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan.
v  Rasa humor yg tajam.
v  Senang melihat dan mengawasi.
v  Berbelaskasihan dan peduli.
v  Mudah diajak rukun dan damai.

Kelemahan :
v  Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru.
v  Takut dan khawatir.
v  Menghindari konflik dan tanggung jawab.
v  Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar).
v  Terlalu pemalu dan pendiam.
v  Humor kering dan mengejek (Sarkatis).
v  Kurang berorientasi pada tujuan.
v  Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri.
v  Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat.
v  Tidak senang didesak-desak.
v  Menunda-nunda / menggantungkan masalah.
Nah, sekarang kita bisa tuh mencocokkan, kepribadian kita dan orang-orang terdekat kita yang mana. Selamat belajar bersama..
#onedayonepost
#odop_6

Senin, 01 Oktober 2018

NAMANYA BUNGA CITRA LESTARI


NAMANYA BUNGA CITRA LESTARI
By amieopee

Melihat penampilanmu pagi ini, membuatku terpana. Bukan karena baju atau kerudungmu yang baru, tapi gaya make up di wajahmu yang aduhai. Setiap pagi, sudah menjadi rutinitasku bersalaman dengan siswa di pintu gerbang depan sekolah. Jadi setiap aku bersalaman dan bertegur sapa bisa memandangi wajah muridku satu persatu. Pas bertemu pandang dengan Bunga, salah satu siswi kelas 9, aku terpana tak berkedip. Kamu yang sadar diperhatikan langsung menundukkan kepala malu-malu.
“ Bungaa” panggilku.
Kamupun menengadahkan wajahmu tapi langsung lari meninggalkanku. Kuabaikan terlebih dahulu, karena aku masih bersalaman dengan murid-muridku yang lain. Bel sekolah pun berbunyi. Aku menyiapkan bahan ajar yang akan kubawa masuk kelas. Kulirik jadwalku di meja, kelas 7A bimbingan klasikal jam pertama.
Belum kulangkahkan kaki ini, pintu ruanganku diketuk seseorang.
“ Ya masuk, siapa?”
Tak ada jawaban, tapi seseorang murid masuk dengan sesenggukkan.
“ Kenapa? Sini duduk dulu.”
Setelah muridku itu duduk dan tenang baru aku membuka percakapan dengannya. Dan aku baru sadar kalau yang ada di depanku itu adalah Bunga, ya namanya Bunga Citra Lestari.  Muridku  yang tadi lari menyembunyikan wajahnya dariku. Dulu aku sempat bertanya, kenapa namanya itu, katanya Bapaknya suka banget sama artis Bunga Citra Lestari. Dia termasuk siswi yang paling modis di sekolah ini. Dari cara berpakaian, gaya tasnya, sepatu selalu up to date.
“ Bunga kenapa kok nangis?” tanyaku kemudian.
“ Aku mau pulang bu..” jawabmu sambil menangis.
“ Sakit?”
“ Nggak..”
“ Oke sebentar ya, kamu minum dulu, ibu akan ke kelas 7A untuk memberikan tugas dulu. Kamu rileks dulu jangan kemana-mana.”

“ Maaf ya ibu agak lama, gimana sudah tenang?”
Kamu hanya mengangguk. Lalu kamu bercerita kalau di kelas kamu ditertawakan oleh teman-temanmu, gara-gara Indra mengolok-olok kamu kalau kamu kayak ronggeng. Dalam hatiku, akupun tertawa melihat penampilanmu pagi ini. Kamu pakai bedak normal seperti lainnya, tapi yang aneh adalah di bawah matamu, kamu beri perona warna merah, terus bibirmu kamu olesi lipsgos warna pink dan tak kalah hebohnya, alis kamu yang sebelah kiri kamu potong ada belahan di tengah. Seumur-umur aku baru melihat riasan macam ini, di sekolah pula.
“ Bunga, ibu boleh bertanya?”
“ Ya bu”
“ Maaf sebelumnya, Bunga tahu nggak mengapa teman-teman Bunga menertawakan Bunga?”
“ Karena Indra bilang kalau aku kayak Ronggeng.”
“ Bunga pernah melihat Ronggeng seperti apa?”
“ Pernah.”
“ Menurut Bunga apa yang dikatakan Indra itu sesuai?”
“ Ya nggak lah bu. Ini kan make up Korea. Indra aja yang nggak ngerti mode.” Katamu sewot.
“ Oh itu gaya Korea? Ibu malah baru tahu. Tapi menurut Bunga, apa itu pas kalau digunakan di sekolah?”
Kamu hanya terdiam. Lalu kujelaskan pada bunga, peraturan sekolah yang harus dia taati. Mengingatkan kembali apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Pantas atau tidak pantas. Lalu kamu mulai tenang dan ijin ke belakang untuk menghapus make up mu. Semoga ini menjadi proses belajar kamu nak. Bahwa tidak semua yang menurutmu bagus dan pantas buatmu, bagus juga di mata orang lain. Dan kita sebagai mahkluk sosial harus pandai membawa diri dan menjaga diri.
#onedayonepost
#odop_6


HIJRAH

Membaca buku ini, KHODIJAH belum juga kelar-kelar. Atau semakin menuju ke tahap penyelesaian, tergambar bagaimana kehidupan Khodijah ...