Jumat, 09 November 2018

APA SIH UNSUR INTRINSIK DALAM CERPEN?



 APA SIH UNSUR INTRINSIK DALAM CERPEN?
 By amieopee


Unsur intrinsik cerpen terdiri dari, tema, tokoh, penokohan, alur, latar, gaya bahasa, sudut pandang dan amanat.

1.      Tema
Adalah ide atau gagasan. Tema merupakan nyawa dalam sebuah karya tulis. 

2.      Tokoh
Adalah pelaku fiktif yang dihadirkan pengarang dalam cerpen. Tokoh ada 2 golongan, yaitu tokoh Utama dan tokoh pembantu. Tokoh utama dibagi menjadi 2 golongan, yaitu tokoh baik ( protagonis ) dan tokoh jahat ( antagonis )
Adapun tokoh yang kedua adalah tokoh pembantu, tugas tokoh pembantu ialah membantu peran dari tokoh utama. Biasanya tokoh ini menjadi teman atau keluarga dari tokoh utama. Selain membantu tokoh utama, tokoh pembantu juga berfungsi sebagai warna tambahan dalam cerpen.

Adapun watak tokoh dalam sebuah cerpen dibagi menjadi 4 yaitu:
1.      Tokoh Protagonis: Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter baik. Biasanya tokoh ini menjadi tokoh utama dalam sebuah cerpen.
2.      Tokoh Antagonis: Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter jahat. Tokoh ini juga termasuk tokoh utama setelah tokoh protagonis, dan tugas tokoh ini adalah menentang tokoh protagonis.
3.      Tokoh Tritagonis: Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter penengah. Atau seorang tokoh yang bertugas menjadi penengah antara tokoh protagonis dengan tokoh antagonis. Dalam sebuah cerpen tokoh ini memiliki sifat arif dan bijaksana.
4.      Tokoh Figuran: Adalah seorang tokoh pembantu dalam sebuah cerpen. Dalam sebuah cerpen tokoh ini bertugas untuk memberi warna tambahan. Tetapi tokoh ini tidak sering muncul dalam jalannya cerita.


3.      Penokohan
Penokohan  adalah cara pengarang menggambarkan tentang tokoh dalam cerpen. Tokoh dan penokohan berbeda, dan perbedaannya sangat mencolok.  
Cara pengarang menggambarkan sifat dari tokoh tersebut bisa dengan berbagai macam cara. Tetapi cara yang paling sering digunakan oleh pengarang untuk menggambarkan sifat tokoh sebagai berikut.
1.      Penggambaran melalui fisik tokoh (cara berpakaian, tinggi bagan, cantik atau jelek dan cara berpakaian)
2.      Penggambaran melalui percakapan yang dilakukan sendiri maupun yang dilakukan oleh tokoh lain.
3.      Reaksi dari tokoh lain, bisa berupa pendapat, komentar sikap, komentar dan lain sebagainya.


4.      Alur ( Plot )
Merupakan  rangkaian peristiwa yang disampaikan penulis untuk membentuk sebuah cerita dalam cerpen.

Tahapan - tahapan alur seperti berikut :
a.      Tahap Perkenalan
Tahap ini merupakan tahap informasi awalatau pembukaan. Tahapan ini bisa berbentuk pengenalan tokoh dan pengenalan latar. Dan tahapan ini berfungsi untuk melandasi cerita yang akan disampaikan pengarang dalam tahapan berikutnya.

b.      Tahap Permunculan konflik
Pengarang  memberikan gambaran awal tentang permasalah dalam cerita yang dibuatnya.

c.       Tahap Klimaks
Konflik-konflik yang diterima oleh tokoh utama akan memuncak pada tahapan ini. Biasanya dalam tahapan ini tokoh utama mulai bingung dan sedih.
d.       Tahap Peleraian
 Konflik yang telah mencapai puncaknya mulai menurun pada tahapan ini.      Pengarang memberikan solusi atas permasalah yang ditimpakan kepada tokoh utama. Cara pengarang memberikan solusi bisa dengan berbagai cara, misalnya dengan memunculkan tokoh pembantu dam cerpen tersebut.

e.      Tahap penyelesaian
Tahap ini adalah penyelesaian atas semua masalah dalam cerita. Dan biasanya tahapan ini merupakan kemenangan bagi tokoh utama, yang berakhir dengan kesenangan atau kegembiraan.
            Alur  juga memiliki tiga jenis yang berbeda. Yaitu alur maju, alur mundur dan alur campuran.
1.      Alur Maju
yaitu sebuah rangkaian cerita yang bergerak maju ke depan. Urutan alur maju, pengenalan, permunculan masalah, klimaks, peleraian dan penyelesaian masalah.

2.      Alur Mundur
 adalah rangkaian cerita yang bergerak mundur kebelakang. Urutan alur mundur, pengenalan masalah, klimaks, peleraian penyelesaian masalah dan pengenalan tokoh. Alur ini biasanya digunakan untuk bercerita tentang masa lalu.

3.      Alur Campuran
adalah perpaduan antara alur maju dan alur mundur. Akan tetapi alur ini jarang digunakan penulis untuk menulis sebuah cerpen. Alur ini biasa digunakan penulis untuk membuat karya tulis yang panjang seperti novel.


5.      Latar ( setting )
Dalam sebuah cerpen latar merupakan sebuah keterangan mengenai waktu, ruang dan suasana.
1.      Latar Waktu
yaitu sebuah keterangan tentang kapan terjadinya peristiwa yang dialami oleh para tokoh dalam cerpen. Latar waktu juga untuk menggambarkan tentang kapan terjadinya cerita dalam cerpen tersebut. Contoh latar waktu misalnya siang, malam, pagi, masa lalu atau menunjukkan pukul berapa.
2.      Latar Tempat
merupakan keterangan tentang tempat-tempat dalam sebuah cerpen. Dan semua tempat yang disinggahi atau disebutkan penulis dalam cerita dapat disebut sebagai latar tempat. Contoh latar tempat, misalnya di rumah, di kamar, di sekolah dan semua hal yang menunjukkan tempat.
3.      Latar Suasana
merupakan keterangan tentang suasana yang tergambarkan dalam sebuah cerpen. Latar suasana tergambarkan oleh perasaan para tokoh atau bisa juga dengan skenario pengarang. Contoh latar suasana seperti senang, sedih, romantis, haru dan lain sebagainya.

6.      Gaya bahasa
adalah cara seorang pengarang menguraikan cerita tersebut. Cangkupan dari gaya bahasa meliputi, penggunaan kalimat, pemilihan diksi, dan penghemat kata. Dan unsur satu ini merupakan ciri khas dari masing-masing pengarang.

7.      Sudut pandang
yaitu  kedudukan seorang pengarang dalam sebuah cerita. Atau bisa juga disebut dengan, cara pengarang menyampaikan cerita tersebut. Adapun sudut pandang sendiri dibagi menjadi dua macam. langsung saja macam-macam sudut pandang sebagai berikut.
1.      Sudut pandang orang pertama
Adalah cara seorang pengarang menyampaikan cerita dengan menggunakan kata ganti aku. Maksudnya tokoh utama cerita tersebut adalah pengarang itu sendiri. Dan biasanya sudut pandang ini banyak digunakan untuk menceritakan pengalaman pribadi.
2.      Sudut pandang orang ketiga
Adalah cara seorang pengarang menyampaikan cerita dengan menggunakan kata ganti dia. Maksudnya tokoh utama dalam cerpen terrsebut adalah tokoh fiktif yang dibuat oleh pengarang itu sendiri.
 
 #onedayonepost
#kelasfiksi
#odop_6

12 komentar:

  1. Noted Mbak, btw sudah ngerjain tugas lanjutan belum? Heheh

    BalasHapus
  2. yg japri mas yoga kah? udah mb

    BalasHapus
  3. MantapπŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  4. Mengingatkanku pada tugas lanjutan, makasih mba ilmunya

    BalasHapus
  5. Bermanfaat sekali mb. Thx a lot

    BalasHapus
  6. Ah, aku belum bikin tugas lanjutan, masih bingung, apalagi harus bisa auto revisi dalam waktu singkat... Aku tak kuasa.... 😭😭😭

    BalasHapus
  7. Makasih ilmunya kak... Tapi aku biasa susah untuk nulis tahap pengenalan atau nulis paragraf pertama nya πŸ˜†

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

HIJRAH

Membaca buku ini, KHODIJAH belum juga kelar-kelar. Atau semakin menuju ke tahap penyelesaian, tergambar bagaimana kehidupan Khodijah ...